Berita

Logo Asian Games dari Masa ke Masa

Logo Untuk Asian Games Jakarta Palembang

Sebelum bernama Asian Games, ajang olah raga ini bernama Far Eastern Championship Games atau ajang olahraga Asia Kecil. Ajang olahraga ini awalnya hanya merupakan kerja sama dari tiga negara utama yakni Kerajaan Jepang, Kepulauan Filipina dan Republik Tiongkok.

Baru setelah Perang Dunia II, banyak negara-negara Asia yang telah memproklamirkan kemerdekaannya. Maka ajang olah raga Asia Kecil ini berubah nama menjadi Asian Games dan merupakan ajang adu kekuatan olah raga dan ajang kompetisi kekeluargaan yang diikuti oleh seluruh negara Asia.

Asian Games pertama diadakan pada tahun 1951 di New Delhi, India. Dan Federasi Asian Games kemudian bersepakat untuk mengadakan ajang ini setiap empat tahun sekali. Negara yang menjadi tuan rumah pun dipilih secara bergantian. Setiap negara yang menjadi tuan rumah diberi wewenang untuk menyelenggarakan acara dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk ajang ini. Termasuk menentukan logo dan maskot yang akan dipakai untuk Asian Games.

Logo Untuk Asian Games Jakarta Palembang

asian games 2018

Logo dasar Asian Games adalah bentuk simbolistik matahari berwarna merah. Logo dasar ini harus ada dalam setiap logo Asian Games tidak terkecuali pada logo Asian Games Jakarta. Selain dari unsur simbol matahari tersebut, pihak penyelenggara diberikan wewenang untuk berkreasi dan menambahkan ornamen lainnya untuk memperindah logo yang akan digunakan.

Logo Asian Games yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali biasanya menambahkan ornamen atau simbol-simbol khas negeri tuan rumah. Seperti yang dilakukan oleh Indonesia saat menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962, pihak penyelenggara menambahkan gambar Garuda Pancasila. Beijing sebagai penyelenggara Asian Games tahun 1990 juga menyertakan ciri khasnya berupa gambar panda pada logo yang digunakan pada ajang tersebut. Kemudian pada tahun 1998, Thailand sebagai tuan rumah menggunakan maskot berupa gajah yang menjadi ciri khas negara tersebut. Guangzhou, Cina menggunakan gambar beberapa ekor kambing sebagai maskot dan logo Asian Games saat menjadi tuan rumah.

Semakin tahun semakin nampak perkembangan dunia desain dari logo Asian Games yang semakin modern dan semakin menarik. Sampai pada logo Asian Games Palembang Jakarta, pihak penyelenggara di Indonesia menggunakan logo dengan desain yang cukup unik. Dengan tidak meninggalkan logo dasar berupa matahari berwarna merah, logo tersebut diperindah dengan menampilkan semacam mozaik berwarna warni yang mengelilingi simbol matahari. Mozaik berwarna warni ini merupakan gambar adaptasi dari sketsa tampak atas Stadion Gelora Bung Karno yang menjadi salah satu stadion utama perhelatan olah raga tingkat Asia ini.

Adapun simbol matahari yang menjadi simbol utama Asian Games mengandung makna bahwa ajang Asian Games ini menjadi ibarat matahari yang menyebarkan energi ke seluruh pelosok negeri di benua Asia. Simbol matahari ini memiliki delapan sulur yang mewakili kedelapan region Asia. Maka diharapkan dengan kehadiran logo ini, Indonesia sebagai tuan rumah dapat ikut menyebarkan energi kepada seluruh masyarakat Asia melalui ajang olah raga yang sangat bergengsi ini.

Logo Asian Games yang berupa mozaik stadion GBK ini merupakan logo baru yang menggantikan logo yang sempat dipakai sebelumnya. Yaitu berupa siluet untaian bulu burung cendrawasih. Namun karena dinilai kurang estetik dan kurang modern, maka logo tersebut diganti menjadi logo yang dipakai saat ini berupa mozaik warna-warni stadion GBK.

Logo yang baru ini merupakan pemenang sayembara yang diadakan oleh pihak penyelenggara. Sayembara ini memenangkan sebuah perusahaan desain grafis Feat Studio yang mana desain mereka terpilih sebagai maskot asian games di Indonesia sekaligus sebagai maskot Asian Games 2018 yakni Bhin Bhin, Atung dan kaka. Semoga logo dan maskot yang terpilih dapat menggaungkan semangat Asian Games ke seluruh penjuru Indonesia, dan Asia.

Related Articles

Close